Agen Berita Makassar — Pengurus Lembaga Halal Centre (LHC) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional dengan menjadi pembicara dalam seminar halal internasional yang digelar oleh Universiti Sultan Ismail Petra (UniSIRAJ), Malaysia, pada Sabtu (12/10/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Halal Ecosystem Strengthening Through Academic and Industry Collaboration” dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga : Lima Dosen Unismuh Lolos sebagai Fasilitator Nasional Koperasi Merah Putih
Perwakilan LHC Unismuh Makassar, Dr. Hj. Nur Aini, M.Pd., diundang secara khusus oleh pihak UniSIRAJ untuk memaparkan pengalaman lembaganya dalam mengembangkan ekosistem halal berbasis kampus dan masyarakat.
Paparkan Pengalaman Unismuh dalam Sertifikasi dan Edukasi Halal
Dalam pemaparannya, Nur Aini menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung sertifikasi halal dan pemberdayaan UMKM di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Lembaga Halal Centre Unismuh telah menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha di Sulawesi Selatan dalam proses pendampingan sertifikasi halal produk lokal.
“Kami tidak hanya fokus pada sertifikasi, tetapi juga pada edukasi dan pendampingan pelaku usaha agar memahami nilai-nilai halal sebagai standar mutu dan etika bisnis,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Unismuh Makassar kini tengah mengembangkan Halal Research Cluster yang bekerja sama dengan beberapa lembaga di Malaysia, untuk memperkuat riset dan inovasi produk halal di kawasan ASEAN.
Wujudkan Sinergi Akademik antara Indonesia dan Malaysia
Kegiatan di UniSIRAJ ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Unismuh Makassar dan perguruan tinggi di Malaysia. Melalui forum tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki kerja sama lanjutan di bidang penelitian halal, pertukaran akademik, dan pelatihan sertifikasi halal internasional.
Rektor Unismuh Makassar, Prof. Dr. Ambo Asse, M.Ag., mengapresiasi keikutsertaan LHC dalam forum internasional itu. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan visi universitas untuk menjadi Pusat Unggulan Halal Studies di Kawasan Timur Indonesia.
“Partisipasi ini menunjukkan bahwa. SDM kita mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus memperkuat peran Unismuh dalam pengembangan industri halal global,” tutur Prof. Ambo Asse.
Dukungan Pemerintah dan Muhammadiyah untuk Ekosistem Halal
Forum internasional di UniSIRAJ Malaysia juga dihadiri oleh perwakilan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka menekankan pentingnya harmonisasi standar halal antarnegara demi memperluas pasar halal dunia.
Nur Aini berharap ke depan kolaborasi ini dapat menghasilkan riset bersama dan penguatan kapasitas lembaga sertifikasi di kedua negara. “Kita ingin membangun jaringan halal ASEAN yang terintegrasi dan saling mendukung,” katanya.
Langkah Strategis Unismuh dalam Industri Halal
Sebagai salah satu kampus Muhammadiyah terkemuka di Indonesia. Timur, Unismuh Makassar telah aktif mendorong program sertifikasi halal, riset produk halal, hingga pembentukan. Halal Training Center untuk mahasiswa dan pelaku UMKM.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai. Pusat industri halal dunia, sejalan dengan target pemerintah melalui Masterplan Ekonomi Syariah Nasional 2024–2029.