Sebanyak 300 personel kepolisian bersiaga untuk menjaga keamanan Kota Makassar selama perayaan Imlek dan Ramadan 2026. Polrestabes Makassar mengerahkan seluruh satuan untuk memastikan situasi kota tetap aman, tertib, dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Polisi Perketat Pengamanan di Titik Rawan
Kapolrestabes Makassar memimpin langsung apel kesiapsiagaan. Setelah itu, seluruh personel bergerak ke beberapa titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, rumah ibadah, kawasan wisata, dan jalur-jalur yang berpotensi macet. Polisi juga menempatkan tim patroli di berbagai wilayah yang selama ini sering melaporkan gangguan kamtibmas.
Selain patroli, aparat memaksimalkan pengamanan malam hari. Langkah ini dilakukan karena aktivitas warga biasanya meningkat menjelang perayaan Imlek maupun Ramadan.
Pengamanan Rumah Ibadah Ditingkatkan
Untuk memastikan kenyamanan umat dalam beribadah, polisi menjaga klenteng dan masjid secara bergilir. Di beberapa lokasi, aparat juga berkoordinasi dengan pengurus rumah ibadah serta tokoh masyarakat. Melalui langkah ini, polisi berharap seluruh prosesi keagamaan berjalan aman dan lancar.
Di samping itu, tim intelijen ikut memantau potensi ancaman sejak jauh hari, sehingga aparat bisa merespons cepat jika menemukan indikasi gangguan keamanan.
Baca juga:1.900 Kader Hipmi Lari 8 Km di Makassar Dukung Target Ekonomi 8%

Koordinasi dengan Pemerintah Kota dan TNI
Polrestabes Makassar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar serta jajaran TNI. Seluruh lembaga ini menyusun strategi pengamanan terpadu, termasuk rekayasa lalu lintas, manajemen kerumunan, dan pengawasan bahan pangan menjelang Ramadan.
Selain itu, pemerintah kota meminta masyarakat ikut menjaga suasana tetap kondusif. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencegah tindak kriminal yang biasanya meningkat saat musim liburan dan momentum keagamaan.
Komitmen Menjaga Makassar Tetap Aman
Kapolrestabes menegaskan bahwa seluruh personel siap bekerja penuh selama masa pengamanan. Ia memastikan bahwa polisi akan menambah jumlah personel jika situasi lapangan membutuhkan penanganan lebih intens.
Melalui pengamanan terpadu ini, aparat ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Imlek serta umat Muslim yang bersiap memasuki bulan Ramadan. Dengan begitu, seluruh kegiatan masyarakat dapat berlangsung nyaman dan tanpa gangguan.